Sebuah teropong tidak diketahui panjang fokus objektifnya. Untuk mengukurnya, dipasanglah sebuah lensa okuler yang panjang fokusnya 27 mm di pangkal teropong itu, lalu digunakan untuk meneropong bulan.

Sebuah teropong tidak diketahui panjang fokus objektifnya. Untuk mengukurnya, dipasanglah sebuah lensa okuler yang panjang fokusnya 27 mm di pangkal teropong itu, lalu digunakan untuk meneropong bulan. Setelah dicoba mengatur posisi okuler, diperoleh citra bulan paling tajam ketika jarak objektif dan okuler 138,5 cm. Berapakah panjang fokus objektif teropong tersebut?

a. 135,8 cm
b. 165,5 cm
c. 111,5 cm
d. 141,2 cm
e. 133,1 cm

Jawaban yang benar adalah a. 135,8 cm

Teropong adalah alat optik yang digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat jauh agar tampak lebih dekat dan jelas.

Pada penggunaan normal tanpa akomodasi, berlaku rumus berikut :
Panjang teropong → d = fob + fok
Perbesaran teropong → M = fob/fok
dengan :
d = panjang teropong (cm)
M = perbesaran anguler
fob = jarak fokus lensa objektif (cm)
fok = jarak fokus lensa okuler (cm)

Diketahui :
fok = 27 mm = 2,7 cm
d = 138,5 cm

Ditanya :
fob = ….?

Pembahasan :
Untuk menghasilkan citra bulan paling tajam maka teropong digunakan dengan penggunaan mata normal tanpa akomodasi.

d = fob + fok
fob = d – fok
fob = 138,5 – 2,7
fob = 135,8 cm

Jadi panjang fokus objektif teropong tersebut adalah 135,8 cm.
Oleh karena itu jawaban yang benar adalah a.